Sepasang Cangkir Kopi

Sepasang cangkir berisi kopi setengah-panas-setengah-rindu saling bersandar di meja pelataran belakang rumah. Mereka habis bertengkar tentang siapa yang paling cinta di antara mereka berdua. Kata-kata dari bulir-bulir kopi yang meriak-riak keluar cangkir, mengawang-awang… Continue reading

Ujian Kerasukan Setan

Sebutlah saja ini sebuah dongeng, bisa saja ini betul terjadi atau hanya dalam khayalan si pendongeng. Hanya saja yang berbeda, tidak seperti layaknya dongeng yang manis serta berbunga-bunga, cerita ini lebih serupa mimpi… Continue reading

Ia yang Melampaui Apa yang Terlampau

    You are the geek of my life.    

Sedemikian Malang

Saya membayangkan betapa tenangnya hidup ini jika ia selalu ada di samping saya. Mulai dari menikmati pagi bersama kopi, hingga menghabiskan senja sama-sama di dermaga, lalu bersemayam dalam pelukan ketika malam.

Ramadhan dan Rindu yang Purba

Jari-jari saya memilin-milin benang-benang di ujung sajadah yang menjuntai. Saya duduk di dalam shaf di antara ratusan orang yang menunggu tarawih. Bisikan-bisikan tasbih, takbir, tahmid, tahlil, dan istighfar, tipis-tipis saya dengar dari banyak… Continue reading

“Hati-hati Kau…”

Saya sudah tahu sejak sangat awal sekali bahwa apa yang disebut perasaan itu tidak pernah bisa mudah diselami. Saya sendiri tidak pernah tahu sedalam apa perasaan saya sendiri. Maka, ketika di saat awal… Continue reading

Now I Can Fly to Nepal!*

Saya ingat betul ketika masih duduk di bangku SMP, Bapak Yosef merentangkan peta dunia lebar-lebar di depan kelas. Beberapa anak dipanggil namanya oleh Pak Guru. Ia meminta anak-anak didiknya menunjuk satu titik di… Continue reading