Mari Bicara Soal Pasca dan Setelah

Kapan sekiranya kita bisa dengan tepat menggunakan kata pasca atau setelah? Ah, kan sama aja. Mungkin ada yang bilang begitu. Yakin? Apakah satu kata dan yang lainnya memang bersifat subtitusi, atau saling menggantikan?

Pasca dan setelah pada kenyataannya berasal dari kategori bentuk yang berbeda. Pasca berasal dari kata bentuk terikat. Sementara, setelah adalah kata bentuk bebas. Apa artinya?

Kata bentuk terikat harus ditulis serangkai (digabung) dengan kata setelahnya (kata yang mengikutinya). Contoh pasca- dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Keempat, antara lain pascacedera, pascakrisis, pascalahir, pascaoperasi, atau pascareformasi (hlm. 1027). Ada pengecualian, hanya jika pasca diikuti oleh kata yang diawali dengan huruf kapital. Dalam keadaan demikian, penulisan pasca dan kata berikutnya dihubungkan dihubungkan oleh tanda (-). Contoh: pasca-Pemilu atau pasca-Orde Baru.

Pasca (dibaca pasca, bukan paska) berasal dari bahasa Sansekerta yang artinya “setelah”, lawan kata dari pra yang artinya “sebelum”. Namun, kata pasca tidak lantas selalu bisa menggantikan kata setelah. Sebab, ya tadi itu, pasca adalah kata bentuk terikat, sedangkan setelah adalah kata bentuk bebas. Pasca harus selalu didampingi oleh kata lain yang merapat padanya. Sementara, setelah adalah kata yang mampu berdiri sendiri secara gramatikal.

Yang terjadi kemudian, ternyata, banyak penggunaan pasca dan setelah yang tidak tepat, dan ‘diwajarkan’ untuk saling menggantikan. Contohnya, beberapa judul berita yang bisa dilihat sendiri di internet.

  • Mengapa rambut rontok pasca melahirkan?
  • Pasca tsunami jepang 11 Maret 2011 yang lalu, Maria Ozawa alias Miyabi, mengundang daya tarik bagi penggemarnya.
  • Pasca 8 poin kode etik dihapus MA, hakim bisa sewenang-wenang.

Lazim jika seorang penulis mengalami kejenuhan terhadap suatu kata. Tapi, jika penggunaan pasca yang tidak tepat tersebut justru salah? Kalau saya, memilih untuk tidak melakukan ‘variasi-tapi-salah’ itu. Lagipula, ada banyak cara lain untuk menyegarkan kalimat, seperti cerdik mencari sinonim. ‘Kan?