Posts Tagged iksi 2003

Sahabat, Boleh ‘Lepas’

Ada yang bilang, kalau persahabatan yang jujur itu tak saling jadi beban, saling menghargai, tidak harus selalu bersama dan tidak harus selalu sama.

Mungkin ada benarnya. Apalagi ketika jarak dan waktu mau nggak mau memisahkan. Klise memang. Zaman sekarang sudah ada handphone atau e-mail yang bisa mempersempit jarak. Iya, tapi belum tentu ada pergerakan. Jika fasilitas memadai tapi kita sendiri tidak bergerak, tetap saja. Jarak dan waktu itu berpengaruh. Dan, maka itu, sahabat pasti mengerti. Sahabat pasti mengerti akan arti kebersamaan dan akan arti kesamaan.

Tidak harus selalu bersama dan tidak harus selalu sama, kita pasti tahu kalau sahabat tak akan lari ke mana.

1 comment September 12, 2008


Goresan Terakhir

Goresan Teratas

Archieve

Komentar

khakha on Mengejar Senja VII: Kota …
atre on Jadi Nggak Jadi Kasian…
tipol on Jadi Nggak Jadi Kasian…
atre on Ini Terbitnya: Jatilawang
indra nuraeni on Ini Terbitnya: Jatilawang
inno on Kosong
khakha on Kosong
atre on Anomali III
2lisan on Anomali III
mio on Tentang Atre

Paling Sering Kamu Lihat

Blogroll

Lembar

Tag

49 alter ego artikel awan bahasa banyumas cerpen disentri dongeng anak-anak fashion filosofi futsal green tips hati hiking iksi 2003 jakarta jatilawang jodoh kanker kawan kaya dan miskin kebahagiaan kenangan keriting kesehatan koruptor woanjeng kuliner lara makanan nasionalisme orangtua pengamen piala dunia 2008 pondok gede reuni rooftop sajak sketsa soft drink struggle transportasi turnamen wawancara zaman modern

Kategori

alam friendship hasta karya hidup jakarta kebahagiaan keluarga segalanya kenangan kenyataan membunuh waktu olahraga perjuangan renjana senja tentang gue

Corat-Coret…

Baru pulang dari Puncak. Sekarang bersiap ke Pulau Seribu Juli mendatang.

Spam Blocked

Kategori

 

December 2009
M T W T F S S
« Nov    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Meta