Posts Tagged jakarta
Pejalan Kaki vs Kendaraan
Rumah gue adanya di daerah Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Agak dekat dengan Gedung Departemen Pertanian.
Tiap pulang kantor, yang biasanya macet banget di Jalan TB Simatupang, gue sering banget mendapati sepeda motor-sepeda motor yang naik ke trotoar.
Sekadar menghindari kemacetan.
Trotoar itu yang harusnya bisa menjadi jalanan KHUSUS untuk PEJALAN KAKI.
Pejalan kaki dalam artian, ya, orang-orang yang menggunakan kaki untuk ke mana-mana.
Emang motor itu pejalan kaki?
Nyebelin?
Pastinya!
Nggak sedikit kejadian buruk yang terjadi karena sepeda motor yang ‘naik’ trotoar.
Seperti kata Sinar Harapan, pada 1996, sedikitnya 500 korban lalu lintas kesenggol kendaraan bermotor.
Ini karena para pejalan kaki itu yang harusnya jalan di trotoar, jalan di aspal karena trotoar diambil alih oleh motor-motor yang jumlahnya uda kayak jamur.
Gila nggak tuh?
Emang nggak cuma kendaraan bermotor aja, sih, yang ngerebut ‘tanah’ para pejalan kaki,
pedagang kaki lima juga nggak kalah senengnya ngerebut lahan trotoar milik pejalan kaki.
Masih deket-deket rumah gue juga, di Pasar Minggu daerah pasarnya, loe bakal banyak banget nemuin orang-orang yang dagang di trotoar.
Lha, Bu, terus saya harus jalan lewat mana ini?
Wong di jalan rayanya saja kopaja2 sama metromini was wes wos was wes wos nggak karuan.
Bisa mati ini saya, Bu.
Walaupun emang orang dagang nggak boleh diharu-haruin, walaupun kalo orang lagi kerja nggak boleh diganggu-ganggu, tapi yaaaaaa, tetep aja, berdaganglah di tempat yang telah ditentukan.
Bukan begitu, bukan?
Sama-sama tenggang rasa aja lah, ya.
Anda senang, saya senang.
Yang jalan kaki selamet, yang dagang juga dapet rahmet
(ehehehe,,,maksa!)
2 comments June 6, 2008

