[Fiksi] Rumput Ilalang – Wiji Tukul

Sebuah puisi dari Wiji Tukul yang ‘ditemukan’ sama Adhika Irlang. Dia tahu gue, setidaknya dia tahu gue suka berada di tengah-tengah ilalang. Ini dia puisinya, untuk Wiji Tukul yang kini nggak tahu ada di mana. Semoga dia tetap bahagia di mana pun ia.

hijau hijau
tumbuh lagi
walau kubabat berulang kali
walau kubakar berulang kali
hijau-hijau
tumbuh lagi
sudah seratus kali kaucabut
kausemburkan api kerusuhan
hijau hijau
tumbuh lagi
harapanku
menaklukkan
ketakutan
yang kauternakkan
lewat pidato
dan laras senapan
aku melihat ilalang
o siasialah
kekuasaan memasang
palang penghalang
ilalang
tetap hidup tumbuh
dan menang
walau seratus kali digaru

15 Januari 1997

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s