Waktu Bukannya Berhenti, Tapi Malah Lari

Setiap pagi, di Ibukota, semua orang bergerak tergesa-gesa. Tak peduli yang berkendaraan, ngangkot, atau berjalan kaki. Semua sama saja; terburu-buru. Mengejar apalagi kalau bukan waktu. Mencegah keterlambatan menuju apa pun yang dituju; waktu sekolah, kerja, atau pertemuan dengan seseorang yang lain lagi.

Senin pagi, seorang laki-laki bersetelan formal menenteng map hijau dan naik bis P20 dari Ragunan. Sayang, bis itu penuh. Tak peduli pada raut wajahnya yang sudah kuyu tidak karuan. Di tengah perjalanan, dia sudah tidak peduli lagi pada rasa letihnya. Semua teralih oleh semrawut yang bergulung-gulung di benaknya. Sama tidak pedulinya ia pada keadaan di sekitarnya. Hingga, ketika dia sampai di akhir perjalanan, dia tidak lagi punya waktu untuk menghargai waktu itu sendiri.

Dan, apalah hidup yang sedemikian? Dia hanya contoh konkret dari banyak manusia, dari kita, atau setidaknya dari sepersekian persen pribadi kita yang senang terburu-buru. Apa begini ini jalan paling pas untuk menikmati hidup? Jelas jawabannya tidak. Tapi, apa semudah itu juga berubah dari kebiasaan yang sudah menjadi sistem? Jawabannya juga tidak. Kadang-kadang, menjadi diri sendiri itulah yang sulit. Karena, ini bukan hanya  menyangkut soal diri kita, tapi juga tempat kita berpijak dan orang-orang yang menjadi pegangan kita. Dan, terburu-buru sepertinya sudah menjadi hal yang sangat biasa untuk orang-orang yang terlalu padat membimbit beban, untuk orang-orang yang menganggap waktu adalah bekerja dan bukan dinikmati. Bukan, bukan berarti mereka unwell organized. Bisa jadi mereka justru adalah orang-orang yang sangat terkonsep, dan tidak ingin membiarkan satu detik dalam harinya sia-sia. Kalau sudah begini, terburu-buru atau tidak, masing-masing orang pasti punya alasannya sendiri. Kalau saya, mengutip apa kata Mae West,”You only live once. But if you do it right, once is enough.” Dan, sejauh ini, saya masih merasa saya di track yang benar. Sekian🙂

Foto: ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s