[Fiksi] Dua Kawan Purba yang Sebaya

Mungkin, jika rindu itu memiliki usia, saat ini dia sudah sangat renta. Dan, jika rindu itu punya teman sebaya, bisa jadi cinta-lah teman yang sama tuanya dengan dirinya. Mereka sama-sama usang, terlalu lama hidup di tengah-tengah zaman, dan bagusnya, mereka diberkahi nikmat panjang umur.

Sudah sejak kapan cinta ada? Sejak permulaan dunia, ia bisa dibilang sudah melahirkan diri, dibawa Adam dan Hawa, untuk kemudian diperkenalkan ke seantero dunia oleh anak-anak mereka melalui dongeng. Rindu dikenal tidak lama setelah cinta terkenal. Baru anak-cucu Adam sadar, bahwa cinta itu sangat berkarib dengan rindu. Tidak akan ada cinta, kalau rindu tidak bercokol di sebelahnya.

Ah, perasaan yang sudah sangat purba, tapi tidak ada satu orang pun di dunia ini yang kelewatan ditimpa mereka. Mereka, teman sebaya itu, biasa menelusup ke hati semua orang. Memunculkan binar-binar di mata mereka. Bersekongkol membuat tubuh tidak lagi berdaya dan membikin hati mengambil alih. Hingga yang ada cuma bintang-bintang dan bebungaan di sekeliling mereka.

Saya pribadi suka pada permainan yang dimainkan dua kawan sebaya itu. Mereka bisa mengubah air jadi sirup, meredamkan bara jadi hangat, mengubah musim salju jadi semi, dan memperkenalkan perasaan paling tak bertanding di dunia ini. Bahkan, saya juga suka ketika mereka akhirnya menunjukkan yang namanya kegelisahan, keresahan, cemburu, dan patah hati di belakang semua keindahan mereka. Saya rasa, permainan yang mereka bawakan masih cukup fair. Di mana ada terang, di sana pasti juga ada bayangan. Di mana ada bahagia, di situ pasti ada pula lara. Seimbang, bukan? Dan, itu masih masuk akal menurut saya.

Entah sampai kapan dua kawan yang renta ini akan terus hidup. Rasanya sudah terlalu purba dunia ini untuk mereka. Tapi, kalaupun rindu dan cinta masih ingin bermain-main di dunia, saya toh akan tetap jadi penggemar setia permainan mereka🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s