“Kenapa Berhenti Menulis?”

Sudah lama sekali rasanya saya tidak menulis yang benar-benar menulis. Belakangan, saya update blog ini hanya memasukkan quote-quote–yang notabene adalah catutan kata-kata orang lain. Saya sudah tahu kalau belakangan hidup saya datar-datar saja. Saya juga sudah sadar kalau semua mulai membosankan. Tapi yang saya tidak tahu, apa yang membuat saya merasa begitu tidak bergairah untuk menulis.

Berulang-ulang kali, satu per satu teman datang, menyentil saya dengan pertanyaan “kenapa berhenti menulis?”. Merekalah orang-orang yang sejak dulu selalu tahu bagaimana cara menikmati setiap tulisan saya yang sotoy-sotoy-sok tahu ini. Saya jawab saya tidak tahu. Saya tidak tahu kenapa bisa sebegini mati akal. Sampai akhir pekan lalu, saya menemukan jawabannya.

Minggu 25 Juli adalah ulang tahun Ibu. Pacar sedang tidak bisa menemani, sementara kakak laki-laki satu-satunya terlalu sulit diajak beranjak untuk hunting cake. Ya sudah, saya berangkat sendiri menuju mal terdekat dari rumah dengan angkot. Sudah lama sekali saya tidak jalan sendiri, melangkah di sisian pasar tradisional, berpanas-panas, di antara para pedagang yang berjejer apik di tepian jalan. Walau panas, rasanya entah kenapa saya sangat menyukainya. Kalau digambarkan, mmmm, bagaimana ya cara menyebutnya? Seolah hati saya penuh lagi, menjadi manusia lagi. Melihat hidup para pedagang yang sederhana dan apa adanya, berjuang keras demi seberapa genggam pangan. Dalam perjalanan menuju tujuan, saya mendapat jawaban atas segala pertanyaan saya.

Jadi, jawaban yang saya dapat, saya belakangan tidak bergairah menulis apa pun karena saya berhenti melihat, saya berhenti memperhatikan, saya berhenti menjadi manusia sederhana. Saya lupa menjadi rakyat. Dan, saya ingin bisa kembali menulis apa pun, kembali menjadi diri saya yang selalu punya sesuatu untuk dibagi, selalu punya apa yang berbuncah-buncah di kepala untuk dituangkan. Saya suka saya yang itu, dan mulai sekarang saya akan kembali melihat sekeliling.

Welcome aboard, mood and simplicity! Hello, mate!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s