Lahir Batin, Betul?

Hari raya datang lagi. Ramadhan (seperti yang sudah-sudah) juga berlalu lagi. Banyak yang sedihnya nggak ketulungan melihat Ramadhan berlalu. Banyak pula yang hanya melihat kesenangannya saja karena yang penting Hari Kemenangan sudah tiba. Lepas dari apakah mereka, apakah kita benar-benar “menang” kali ini. Hanya Allah yang paling tahu kebenarannya.

Saya bagaimana? Entah, saya sama sekali tidak tahu pasti apa yang saya rasakan. Sedih? Tidak terjelaskan. Gembira karena Ied datang? Itu juga biasa saja. Kenapa dengan saya? Rasanya, perasaan yang ada cuma setengah-setengah. Yang paling dominan saya rasa hanya saya lega; lega karena Ramadhan selesai, lega karena Idul Fitri tahun ini masih bisa saya nikmati. Soal sedih atau gembira yang teramat sangat, itu tidak.

Persoalan apa kalau begini ceritanya? Keimanan-kah, Tuhan? Atau, apa? Ya apa pun itu, saya masih ingin merayakan ini tahun depan. Saya ingin juga merasakan kesedihan ditinggal Ramadhan dan kegirangan amat-sangat menyambut Idul Fitri. Apa saya kira-kira masih ada umur, Ya Rabb?

Selamat Idul Fitri 1431 H, para Muslim. Maaf lahir batin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s