Menjelajah Karang Copong dan Pulau Handeleum, Taman Nasional Ujung Kulon

Hari ini, Rabu, 6 Oktober, jadwal pertama kami adalah mencapai titik terujung di Peucang untuk menikmati Karang Copong, karang besar yang berlubang (bolong, copong) di tengahnya. Pukul 18.00, setelah sarapan, kami mulai jungle trekking. Syukur, hari ini langit agak cerah.

Karang Copong

Melewati monyet, babi rusa, cenderawasih, dan peucang (kijang), kami menyusur hutan. Selain satwa, banyak pohon ‘ajaib’ yang kami temui di hutan Peucang. Salah satunya pohon Ara dari famili moraceae yang sudah berusia puluhan tahun. Yang mendebarkan, kami sempat melewati ular piton yang sedang tidur kalem di batang pohon tumbang yang sudah lapuk. Menurut Pak Yayus, ular ini sepanjang 10 meter dengan diameter sekitar 8-10 cm.

Setelah naik-turun bukit sekitar sejam, kami sampai di puncak bukit, tempat kami bisa melihat Karang Copong dari jarak paling dekat—hanya dipisahkan laut. Sulit untuk mendarat di Karang Copong-nya langsung, jelas Pak Yayus, karena ombak di sekitarnya ‘galak’.

“Sebenarnya, paling pas ke sini pas sore. Semacam sunset viewing, begitu.” Ah, iya, sayang sekali. Kami sudah harus pergi dari TNUK sore ini.

Menjelang siang, kami kembali ke penginapan. Perjalanan pulang tidak lagi melalui jalan hutan. Ini alternatif, kami menyusuri pantai yang di sana-sini dipenuhi bongkahan karang, juga kerang. Membuat perjalanan jauh lebih menyenangkan.

 

Pulau Handeleum

Setelah gagal snorkeling di Citerjun karena masalah teknis, Pulau Handeleum menjadi tujuan kami selanjutnya. Hanya sejam dari Peucang, kami sampai di Pulau Handeleum. Melewati jalan setapak, kami menuju pos untuk melapor. Cuaca mendung, tapi menurut petugas di Handeleum, canoeing masih diperbolehkan.

Bergantung pada kepasrahan terhadap cuaca, kami menuju ke Sungai Cigenter, dekat dari Handeleum, menggunakan kapal kayu. Barulah ketika sampai di muara sungai, kano menjemput. Alamak, ini baru pol deg-degan. Diisi enam orang—termasuk si “bapak kano”—, kano labil di atas air. Salah-salah, kami bisa terjungkal, masuk air.

Keseruan bertambah ketika melihat rute canoeing. Di depan kami, banyak pohon yang tumbang dan melintang di sungai. Bagian paling mendebarkan adalah ketika di pinggir sungai, sempat menyembul mata buaya, dan di kanan-kiri, ada dua ekor ular melingkar di batang pohon tepat.

Sejam berlalu (tidak terasa), ini waktunya putar-balik. Rute tidak bisa diteruskan karena semakin jauh, semakin banyak pohon yang tumbang. Dan, baru juga setengah perjalanan, hujan turun sederas-derasnya yang ia bisa. Untung, Sungai Cigenter tetap tenang meski hujan.

Yang jadi ‘PR’ adalah ketika kami tiba di muara sungai dan kapal kayu yang seharusnya menjemput kami tidak kelihatan di tepian. Laut begitu buram, tidak mungkin kano yang kecil ini harus berlayar sampai ke tengah laut. Ombak jadi musuh. Tapi, tidak ada pilihan. Kami mendayung ke tengah lautan, mencari si kapal. Sampai akhirnya, ia kelihatan dan langsung menjemput kami yang sudah kuyup.

What a day! Pengalaman canoeing ini benar-benar jadi klimaks untuk wisata kami di TNUK. Besok, pagi-pagi sekali, kami sudah harus meninggalkan kawasan ini, untuk melanjutkan trip ke Krakatau, Lampung. Satu tips dari saya: jika ingin berkunjung ke TNUK, pilihlah masa-masa musim kemarau. Lalu, sediakan banyak plastik atau trash bag untuk melindungi alat-alat elektronik Anda. Sebab, trip di TNUK selalu berhubungan dengan laut. Di luar itu, jangan lupa bawa obat anti-nyamuk dan minum pil kina untuk mencegah malaria. Happy trekking!

 

Informasi:

Balai Taman Nasional Ujung Kulon
Jalan Perintis Kemerdekaan No. 51, Labuan, Banten
Telp.: (0253) 804681
Harga Sewa Kapal: Mulai Rp3.500.000 (Selama di Kawasan TNUK)
Penginapan:
Fauna (1 Rumah dengan 7 Kamar): Rp250.000 1 Kamar/Malam
HTM/orang:
TNUK: Rp2.500
Tanjung Layar: Rp45.000
Trekking Karang Copong: Rp25.000
Canoeing: Rp50.000
Snorkeling: Rp45.000
Guide: Mulai Rp300.000

3 Comments Add yours

  1. Fazrie Ujung kulon says:

    Nice of adventures,,,nice ficture….ilike follow you…

    1. Atre says:

      thanks a bunch!🙂

  2. A beautiful adventure, beautiful picture,,,,, I really liked it. ..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s