Koin Sastra: Pemerintah Abai, Pencinta Sastra Turun Tangan

Kawasan Palmerah Selatan pada 13 April malam padat. Semua orang tidak lagi cuma bawa koin, tapi juga rela mengosongkan dompet. Semua untuk menyelamatkan PDS HB Jassin.

Konser Koin Sastra kali ini diadakan di Bentara Budaya Jakarta. Berawal dari keputusan Pemprov DKI yang memangkas anggaran untuk PDS HB Jassin dari 500 juta menjadi hanya 50 juta per tahun. Sungguh anggaran yang tidak memadai untuk perawatan puluhan ribu dokumentasi sastra yang butuh perawatan ekstra seiring berlalunya waktu.

PDS HB Jassin terancam ditutup karena tidak berdaya untuk memenuhi segala macam biaya. Apa artinya? Kita tidak lagi punya tempat untuk diam, menghayati sejarah bangsa sendiri; baik itu sejarah kesastraan Indonesia.

Pemerintah ternyata abai. Masyarakat bertindak. Setelah banyak gelaran koin sastra digelar di kampus-kampus di seluruh Indonesia, pada 13 April 2011, atas gagasan Kompas, digelar Konser Koin Sastra di Bentara Budaya Jakarta.

Acara dibuka tepat pukul 20.00 di pelataran BBJ. Dengan panggung yang lebih besar dari pentas musik reguler yang biasa diadakan BBJ, Konser Koin Sastra dibuka oleh sambutan-sambutan, salah satunya oleh Ajip Rosidi, yang turut menjadi pendiri PDS HB Jassin pada 1977 bersama Bapak HB Jassin.

Setelahnya, banyak musisi dan sastrawan Indonesia mengisi panggung Konser Koin Sastra hingga 4 jam ke depan, tanpa jeda. Mulai dari kolaborasi Ari Malibu-Reda Gaudiamo yang menampilkan musikalisasi puisi disertai ‘dongeng’ menyentil soal abainya pemerintah oleh Garin Nugroho, Saras Dewi dan suaminya Choky, kolaborasi Dewa Budjana-Dwiki Darmawan-Soimah Pancawati-Sujiwo Tejo, kolaborasi Dewa Budjana-Dwiki Darmawan-Maya Hasan-Ayu Laksmi-Cok Savitri-I Nyoman Sura, Float, Efek Rumah Kaca, Ananda Sukarlan, Piyu & Friends, hingga Kotak, semua sumbang suara

Sementara, Djenar Maesa Ayu, Inayah Wahid, Jose Rizal Manua, Wanda Hamidah, Warih Wisatsana, Gunawan Maryanto, Hanna Fransisca, Ahda Imran, hingga Sruti menyumbangkan sajak dan cerpen mereka untuk dipanggungkan. Semangat para pencinta sastra sebagai penonton konser serta para musisi dan sastrawan tidak sia-sia. Konser malam itu berhasil mengumpulkan lebih dari Rp50 juta.

Jalan memang masih panjang. Nilai dana yang ditargetkan bisa terkumpul untuk bisa menyelamatkan PDS HB Jassin adalah Rp15 miliar. Perjuangan belum selesai, Anda. Mari selamatkan PDS HB Jassin. Caranya? Anda bisa menyumbang melalui rekening resmi Koin Sastra: BCA: 7770817565 dan Mandiri: 131-00-0971505-5 atas nama Zeventina. Setelah atau sebelum mentransfer sebaiknya hubungi Zeventina di 08180214661 atau 081398958598.

“Suatu masyarakat paling primitif pun, misalnya di jantung Afrika sana, tak pernah duduk di bangku sekolah, tak pernah melihat kitab dalam hidupnya, tak kenal baca-tulis, masih dapat mencintai sastra, walau sastra lisan.” Jadi, bagaimana komentar Pemerintah?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s