Questions

Terlalu banyak pertanyaan yang aku punya, tanpa aku tahu jawabannya.

Apakah daun yang lepas dari rantingnya pernah merasa kebingungan; apa ia akan terbang ke arah mana, atau jatuh di mana?

Siapa yang akan menceritakan kepada pelangi kalau keberadaannya dicintai banyak orang?

Siapa pula yang mau susah-susah merayap ke atap senja untuk bilang padanya, kalau semburat jingganya adalah obat paling mujarab untuk mengurangi duka?

Saya juga sering bertanya-tanya, ke mana perginya hujan ketika panas ampun-ampunan memeluk bumi? Apa ia sembunyi di gua dingin? Atau, lari ke pelukan awan gemuk-gemuk?

Percuma, pertanyaan ini terlalu banyak. Aku capek mencari jawaban. Aku juga sudah menyerah bertanya-tanya di mana sekarang Wiji Tukul, dan apa isi perut Presiden kita yang buncit itu?

2 Comments Add yours

  1. MUngkin tidak semua pertanyaan memerlukan jawaban kali ya…

    1. atre says:

      tapi bukankah sama seperti siang yang pasti perlu malam, dan hujan yang pasti butuh awan; pertanyaan juga butuh jawaban, Mbak Evi?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s