“Apa Aku Cukup?”

Kekhawatiran itu seperti perut yang dicucuk sembilu. Membikin linu lambung, tapi tidak cukup mematikan karena jantung rupanya masih berdenyar-denyar. Tapi seperti cemburu, lama-lama saya pikir saya akan terbiasa pada khawatir. Dan, saya akan lupa padanya karena saya sudah tahu kamu itu menyayangi saya bulat-bulat. Seperti saya yang juga telanjur mencintaimu sampai utuh.

Khawatir itu akan berlalu. Saya tahu. Serupa anak sekolah yang pertama kali belajar menulis-baca, saya rasa saya juga akan cepat belajar bagaimana menghadapi keseharian yang akan sering dikurangi wujudmu.

“Apa aku cukup?” katamu acapkali ketika hendak beperjalanan memenuhi dahaga visualmu. Saya cuma bisa tersenyum kecil, membaui banyak-banyak aroma tubuhmu untuk saya simpan dalam ingatan, dan mengecupmu tidak habis-habisnya.

Saya pikir saya bisa tahan. Saya bisa menjadi mandiri, lebih dari apa pun yang kamu duga sebelumnya. Selama ini, ketika tubuhmu tidak ada di depan muka, tapi entah kenapa kamu menjelma ada. Melalui senja yang tiap sore kamu kirimkan, melalui suara menyenangkan dari seberang pulau, melalui jejak-jejak tawamu di TransJakarta, taksi, bis, di mana-mana. Bahkan di antara gelak tawa teman-teman kerja yang tidak pernah alpa menyebut “djantjuk” setiap hari. Maka, ketika kamu berbalik khawatir, “Apa aku bisa memenuhi kebutuhan sehari-harimu, sementara aku sering tidak ada?”, saya cuma mau menunggumu pulang. Toh, menunggumu tidak pernah menjemukan. Dan kamu juga bilang, akan selalu menemukan jalan pulang.

Jadi, bekerjalah yang tenang. Beperjalanan sebanyak yang kamu inginkan, seraya di sela-sela itu jangan lupa sisakan renjana yang banyak untuk saya. Bukankah kita masih punya waktu seumur hidup untuk dihabiskan bersama? Dan, kita masih punya Neira yang akan menyaksikan kita tua. Ada pula senja di timur yang akan menemani kita di halaman belakang rumah.

Semoga Allah berkenan. Amin dalam-dalam. I love you, Lof.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s