Manic Street Walker: Jalan Kaki di Surabaya

“Untuk bisa mengenal sebuah kota, cara paling efektif ya dengan jalan kaki.”

Belum apa-apa, Anitha Silvia sudah bicara begitu. Anitha Silvia yang lebih sering disapa Tinta adalah penggagas sebuah klub jalan kaki yang bersinergi dengan C2O Library, perpustakaan publik dan ruang kreatif di Surabaya milik Kathleen Azali yang mulai beroperasi pada tengah 2008. Nama klub jalan kaki tersebut adalah Manic Street Walker (MSW).

Tinta menolak ketika saya berulang-ulang kali teledor menyebut MSW sebagai “komunitas”. Tinta punya pemikiran, bahwa diksi komunitas atau gerakan misalnya, terkesan sangat temporal. MSW cenderung hendak membiarkan para anggotanya punya pemahaman dalam soal jalan kaki, dan mencintainya. Bukan sekadar beraktivitas, tapi mengerti.

Resminya, MSW lahir pada 31 Desember 2011. Awalnya, MSW merupakan salah satu program rutin dari c2o Library. Ide awalnya jelas dari Tinta yang sejak lama sudah gandrung jalan kaki ke mana-mana. Ide berkembang ketika banyak tamu dari luar kota datang ke C2O atau Surabaya. Tinta lalu sebagai tuan rumah ingin memperkenalkan Surabaya dengan cara yang berbeda, yaitu berjalan kaki. Dari sanalah kemudian aktivitas jalan kaki ini punya banyak “langganan”, dan mulai memiliki beberapa rute jalan kaki.

Sayangnya, MSW ini tidak terjadwal dengan rutin. Acara jalan kaki ini bisa digelar sebulan sekali atau juga dua bulan sekali. Anggota yang ikut biasa berkisar 5-10 orang. Yang pasti, hingga kini, MSW sudah memetakan sekitar 13 rute jalan kaki di Surabaya. Kadangkala, satu kawasan bisa menghasilkan hingga beberapa rute. Misalnya, di kawasan Dharmo, MSW punya 5 rute dengan tema berbeda. Tema bisa historia, desain, dan lain-lain, seringkali disesuaikan dengan event yang digelar C2O.

Awalnya, orang-orang yang ikut jalan kaki adalah teman-teman sendiri. Ada yang memang senang jalan kaki, tapi tidak mau jalan sendirian. Jadi mereka gabung di klub jalan kaki ini. Tapi, tidak melulu yang ada di dalam MSW adalah mereka yang senang jalan kaki. Kadang-kadang ada yang suka fotografi, tapi lalu enggan jika harus berburu potret sendiri di jalan, maka ia ikut jalan kaki bareng MSW.

Hingga kini, Tinta masih rajin mengajak kawan-kawan di Surabaya jalan kaki. Kurang beruntungnya saya adalah ketika setiap kali ke Surabaya, belum pernah kesampaian ikut acara MSW. Lain kali harus. Selamat jalan kaki!

peneleh trip
Ini salah satu rute jalan kaki milik Manic Street Walkers; rute di Kampung Peneleh. (sumber foto: Anitha Silvia)

 

*Tulisan ini juga terbit di Intisari Desember 2012

6 Comments Add yours

  1. johanesjonaz says:

    waduh saya yg bermukim di sby belum tau acara ini..pengen ikut..:)

    1. Atre says:

      lho, kamu arek Surabaya tah?

      1. johanesjonaz says:

        Iyes.. Km?

      2. Atre says:

        Jakarta. tapi pacarku tinggal di Surabaya.

      3. johanesjonaz says:

        Wah.. Ldr dong?

  2. efendi says:

    cara gabungnya gmn

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s