Cara untuk Apply Visa Schengen

Saya agak maju-mundur ketika ingin menuliskan soal Visa Schengen ini. Tapi akhirnya saya tulis juga. Siapa tahu ada yang masih perlu informasi soal Schengen. Maka ini dia…

Saya jelas sangat kagok ketika harus mengurus apa yang bernama Visa Schengen ini. Namanya saja tidak familiar. Maklum, ini pertama kalinya mengurus visa. Ini juga kali pertama saya ke Eropa. Maka, saya googling-googling dan menemukan segala sesuatunya tentang Schengen.

Referensi pertama langsung saja saya menuju ke situs Schengen Visa. Tapi, situsnya offline di detik saya menuliskan artikel ini. Lalu, saya melipir sedikit ke situs ini. Di sana, dalam bahasa yang sangat Wikipedia, mereka mencoba menjelaskan apa itu Visa Schengen.

Dalam bahasa yang ringkas, Visa Schengen ini adalah kunci siapa pun yang ingin masuk pintu Eropa. Konon, dengan Schengen, travel di Eropa jadi lebih mudah. Sebab, visa jenis ini bisa jadi akses masuk untuk negara-negara yang berada dalam area Schengen. Ada 26 negara yang termasuk di dalamnya. Banyak sekali jika saya mesti menyebutkan satu-satu. Yang sudah pasti, Swiss sudah termasuk area Schengen walaupun di luar anggota European Union.

Sumber: eucenterillinois.blogspot.com

Akan jauh lebih mudah memang mengurus Visa Schengen jika melalui agensi travel. Tapi, sepertinya bukan tidak mungkin juga jika mau mengurus sendiri. Yang jelas, untuk pertama kalinya, tentu saja perjelas jadwal kedatangan dan lama di suatu negara. Untuk kasus saya, semisal Swiss. Pihak agensi travel (jika menggunakan jasa mereka untuk mengurus visa) atau Kedutaan Besar Swiss (jika mengurus sendiri) sudah harus tahu jadwal pasti Anda. Silakan datang langsung ke Kedubes Swiss yang ada di Kuningan, Jakarta Selatan, untuk membuat janji penyerahan dokumen-dokumen yang menjadi persyaratan sang visa. Kalau menggunakan agensi travel, merekalah yang akan berkenan bolak-balik ke Kedubes untuk membuatkan janji penyerahan berkas.

Atas pengalaman saya, jangan terlalu mepet untuk membuat janji. Kadang-kadang membuat janji untuk pengajuan visa itu butuh waktu agak lama sebab jadwal Kedubes bisa jadi penuh sampai setengah atau beberapa bulan ke depan–apalagi saat peak season. Kecuali, Anda memang diundang langsung oleh pihak dari Swiss. Prosesnya akan lebih mudah jika Anda menyertakan undangannya. Anda akan diminta mengisi form pengajuan Visa Schengen.

Ini laman awal form Visa Schengen. Ada empat halaman lain lagi sebetulnya yang meminta diisi oleh data-data pribadi Anda.

Annex III

Jika visa diurus agensi travel, Anda hanya akan langsung dikirimi form pengajuan visa. Sementara, pihak agensi travel akan sangat berkenan untuk bolak-balik ke kedubes untuk membuat janji penyerahan dokumen. Di sela aktivitas, Anda hanya perlu memenuhi beberapa persyaratan seperti berikut.

  1. Paspor asli (lama dan baru, berlaku di atas 6 bulan dari tanggal keberangkatan)
  2. Foto 2 lembar berwarna ukuran 3,5 x 4,5  dengan latar belakang berwarna (HARUS) putih, wajah diperbesar hingga 70%. Telinga, kening, dan alis harus kelihatan. Diwajibkan foto dari studio atau kamera dan beresolusi tinggi, bukan melalui ponsel, dsb.
  3. Surat sponsor dari kantor media masing-masing (di atas kop surat), dituliskan rincian tujuan ke Swiss.
  4. Fotokopi bukti keuangan pribadi dan perusahaan (3 bulan terakhir). Khusus untuk yang ini, jika keperluan Anda ke negara tujuan adalah liburan biasa, minimal harus ada sekitar Rp50.000.000 di rekening. Jika tidak memenuhi, permohonan visa Anda kemungkinan besar ditolak. Kecuali, Anda diundang resmi oleh pihak negara terkait dan dijamin oleh negara.
  5. Fotokopi KTP
  6. Fotokopi KK
  7. Fotokopi akte kelahiran atau akte nikah
  8. Formulir yang harus diisi lengkap dan ditandatangani. Masing-masing ditandatangani dua kali, di kolom no. 37, dan satu lagi di kolom “signature”.
  9. Surat kuasa untuk pengambilan paspor jika visa sudah selesai (format terlampir). Ini biasanya untuk yang menggunakan jasa agensi travel.

Kemudian datang langsung ke kedubes untuk menyerahkan sendiri dokumen-dokumen. Perlu antre dan dipindai pihak keamanan agak lama di bagian ini. Tapi ya apa pun dilakonilah demi disetujuinya si visa.

Kalau semua persyaratan dilengkapi, pengajuan Visa Schengen cepat sekali. Semisal Jumat kita menyerahkan dokumen-dokumen, Senin paspor Anda dengan bertanda Visa Schengen sudah bisa diambil.

Semoga bermanfaat! Setelah ini, baru kita berangkat ke Suiisssssssssssssss…Wo hoooooo…

2 Comments Add yours

  1. nona says:

    bagaimana dengan yang berhijab? telinga kan nggak bisa diliatin..

    1. Atre says:

      kalau yang berhijab itu, untuk foto pengajuan visa, tetap close up, lalu tidak bercadar, jika memang sehari-hari bercadar, sejenak dilepas dulu untuk foto kalau berkenan, lalu jidat tidak terlalu tertutup kain sampai alis. gitu, Eka.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s