Menuju Jungfraujoch: Top of Europe

Salju pertama dalam hidup saya! Akkkkkk…

Atas undangan Jungfrau Railway, Kirchhofer, dan Interlaken Tourism Board sampai akhirnya saya jauh betul melipirnya ke Switzerland. Setelah berhari-hari sebelumnya ditemani salju hanya dari jauh, hari ini saya ke Jungfraujoch, Top of Europe. Ini kali pertama saya akan naik ke puncak gunung gletser, serta menemui lalu menggenggam salju.

Dari Interlaken, butuh 2,5 jam keretaan untuk sampai ke Stasiun Jungfraujoch, stasiun terakhir dari rangkaian Jungfrau Railway. Jungfrau Railway memasuki usia 100 tahun di tahun 2012. Seorang pengusaha pemilik pabrik pemintal benang, Adolf Guyer-Zeller, adalah penggagasnya.

Pengerjaan Jungfrau Railway menghabiskan sampai 16 juta franc dengan masa 16 tahun pembangunan, setelah pada 1905 sempat tertunda 2 tahun karena krisis keuangan. Sayang, Adolf Guyer-Zeller tidak menyaksikan keberhasilan ini karena ia meninggal pada 3 April 1899 disebabkan pneumonia.

Jungfrau Railway melewati rute sepanjang 9,3 km. Keretanya didukung oleh tenaga listrik yang diestafetkan di stasiun yang dilewati, seperti Grindelwald dan Kleine Scheidegg.

Semakin tinggi, ketika tiba di Kleine Scheidegg (2.061 mdpl) lalu Eigergletscher (2.320 mdpl), lapisan salju menebal dan pemandangan hijau berganti ladang salju yang putih. Setelah Eigergletscher, kita akan sampai pada terowongan panjang dan gelap melewati Stasiun Eigerwand (2.865 mdpl), Eismeer (3.160), dan akhirnya Jungfraujoch (3.454 mdpl).

DSC_8261
Kereta merah menuju Jungfraujoch di atas Jungfrau Railway.
DSC_8233
Salju mulai membayang. Excited!
DSC_8274
Ketika mampir sebentar di Stasiun Eismeer, beberapa stasiun sebelum sampai di Jungfraujoch.
DSC_8345
Masih di Eismeer. Salju abadi jadi panorama paling menakjubkan di sini. Di belakang itu, barisan Pegunungan Alpen bagian Switzerland, saudara!
DSC_8288
Menggenggam salju pertama saya di Eismeer.
DSC_8358
Patung kepala Adolf Guyer-Zeller menyambut kita di gerbang Jungfraujoch.
DSC_8487
Setelahnya, silakan ikuti tour Jungfraujoch.
DSC_8393
Jungfrau Panorama; ruang yang memutar audio visual 3D panorama Jungfrau selama 4 menit.
DSC_8399
Ini dua travel-mate dari Trans7, program Laptop Si Unyil; Mbak Lia dan Mas KAP.
DSC_8442
Naik lift, sampai di teras Sphinx di ketinggian 3.571 mdpl.
DSC_8470
Patung Guyer-Zeller dari baja berdiri gagah lengkap dengan visualisasi ketika Guyer-Ze menggambar sketsa pertama Jungfrau Railway.
DSC_8461
Terowongan Alpine Sensation; tempat adanya snow ball raksasa berisi Switzerland dan lampu-lampu besar berbentuk bunga-bunga edelweis.
DSC_8525
Tour sampai di Eispalast (Ice Palace) seluas 1.000 m2 yang dibangun pada 1930-an. Istana es ini berbentuk serupa labirin dengan suhu mencapai -3° C.
DSC_8531
Beberapa bagian di Ice Palace meninggi hingga 15 cm setiap tahunnya. Di dalamnya, ada banyak patung es dari elang sampai penguin.
DSC_8571
Akhir dari tour Jungfraujoch: Plateau si padang salju.

Top of Europe, gokkiiillll!

3 Comments Add yours

  1. DianRuzz says:

    *Kemecer pengen kesana*

  2. indri juwono says:

    asyik banget, Treeee…

    1. Atre says:

      Mbaak Indriiii, iya Mbaaak🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s