[Fiksi] Langit-langit Kamar

Asal kau pikir saja,
yang masih membuatmu waras sampai sekarang
bisa jadi adalah–
percakapan-percakapan kau dengan orang-orang tempat kau bergelung nyaman sehari-hari,
percakapan dengan bergelas-gelas kopi pagi di teras belakang rumah,
atau percakapan dengan langit-langit kamar
–yang meskipun kerap capek mendengarkan kau cerita,
tapi tetap menyimak kau seapik-apiknya,
sepenuh hatinya.

 

Pasar Minggu, dini hari di bulan Oktober 2014

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s