Kolaborasi Narasastra x #renjanatuju

Narasastra x #renjanatuju

 

Dulu, ketika masa-masanya kuliah, periode 2003-2007, yang biasa dan lazim dilakukan oleh mahasiswa Sastra Indonesia adalah main teater, ikut musikalisasi puisi, bergabung di tim majalah kampus, atau terlibat dalam kegiatan lain, seperti majalah dinding.

Waktu kemudian bergerak begitu cepat. Meski masih kerap ke kampus untuk ketemu teman-teman lama atau menonton pertunjukan teater, saya tidak lagi terlalu memerhatikan perkembangan yang terjadi di sana–kecuali ketika Kantin Sastra (atau disebut Kansas) yang teduh beratap jerami dan rangka bangunan dari bambu, itu dibongkar menjadi bangunan yang lebih modern, dengan tambahan lebih panas dan lebih berlalat. Singkat kata, kehidupan kuliah sudah tertinggal di belakang.

Ketika suatu hari di akun media sosial Instagram, ada akun bernama Narasastra yang mengikuti, lalu mengajak berkolaborasi, saya heran juga. Ke mana arah kolaborasi ini,
saya pikir.

Saya lalu membuka profil Narasastra, dan mendapati bahwa orang-orang yang ada di balik literary movement ini adalah adik-adik IKSI (Ikatan Keluarga Sastra Indonesia) bernama Agung Muhammad Fatwa dan Indraswari Pangestu angkatan 2012 (saya sendiri angkatan 2003, jauh betul ya bedanya). Luar biasa memang anak-anak muda zaman sekarang. Inisiatifnya tinggi dan segar.

Sedikit tentang Narasastra, ia adalah pergerakan sastra yang berasal dari kata nara yang artinya “manusia” dan sastra yang artinya “sastra”. Intinya, Narasastra ini ada untuk membantu masyarakat untuk meningkatkan kesadaran terhadap sastra. Mereka cenderung menggunakan medium gambar untuk menafsirkan kata-kata yang ada dalam karya fiksi, mulai dari drama hingga sajak.

Selama ini, Narasastra sudah melakukan beberapa program yang sesuai dengan misi mereka, semisal tampil di beragam acara sastra, membuat rekomendasi buku, sampai memproduksi t-shirt dan stiker berisi kutipan-kutipan sastra yang menarik.

Program yang disebutkan paling terakhir inilah yang menjadi kolaborasi antara Narasastra dan #renjanatuju–nama pena saya. Narasastra memproduksi t-shirt dengan ilustrasi yang
diciptakan oleh Indraswari dari kutipan #renjanatuju. Kebetulan, untuk proyek pertama ini, kutipan yang terpilih adalah “Seindah-indahnya mimpi adalah yang kita coba raih
ketika kita bangun.”

Sebanyak 20% keuntungan yang diperoleh dari penjualan t-shirt ini akan dialokasikan untuk donasi buku anak-anak di daerah pedalaman. Seperti misalnya, yang sudah pernah dilakukan adalah mendonasikan buku di Alor.

Semoga kolaborasi ini bisa berjalan lancar. Kalian juga boleh ikut dalam movement ini!

 

Catatan: untuk bisa memesan t-shirt Narasastra x #renjanatuju ini bisa dengan meninggalkan komentar di akun Instagram mereka di @narasastra, atau langsung menghubungi Agung di nomor +6288213223510

One Comment Add yours

  1. Gara says:

    Terima kasih atas informasinya, dan semoga sukses dengan kegiatan baik ini :)).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s