[Travel Tips] ‘Menangkap’ Milkyway

Lewat mata telanjang, kita kerap melihat langit malam begitu indah. Seperti banyak yang dituangkan dalam lagu atau sajak: bertabur bintang bersinar cahaya bulan. A sky full of stars. In a champagne supernova in the sky.

Ada saat kita merasa tidak cukup hanya menikmati bintang-bintang lewat mata dan kenangan. Lalu, kita meraih kamera dan memotret langit. Tapi, betapa fotografi malam adalah sebuah perkara yang penuh tipu daya. Salah-salah, keindahan yang kita harapkan akan terekam dalam sebuah potret, tidak tergambar sama sekali.

Perlu pengaturan yang tepat pada kamera untuk bisa menangkap keindahan bintang-bintang di langit. Termasuk, milkyway yang tidak bisa kita lihat dengan mata telanjang, tapi ia ada di langit. Kita bisa mempelajarinya, lalu mempraktikkannya. Berikut pengaturan untuk bisa memotret milkyway.

Sebelum mulai, tentu saja, pindahkan pengaturan menu kamera ke Manual (M).

Shutter Speed
Atur shutter speed di angka 30 detik. Pengaturan ini bisa ‘membekukan’ rotasi bumi sehingga kita bisa ‘menangkap’ milkyway dengan baik. Namun, karena 30 detik, artinya perlu waktu 30 detik untuk shutter kamera kita membuka dan menutup. Waktu yang cukup lama, ngomong-ngomong. Guncangan seminim apa pun mampu membuat potret menjadi kabur. Jadi, kita perlu tripod agar hasil gambar tidak blur.

Aperture
Gunakan diafragma terendah yang ada di kamera. Biasanya f/2.8. Diafragma berfungsi mengatur banyak-sedikit cahaya yang masuk dalam sensor kamera. Semakin kecil angka diafragma, semakin lebar diafragma yang dibuka dan cahaya yang masuk semakin banyak.

ISO
Ada fotografer yang tetap memilih ISO rendah setiap kali hendak memotret milkyway, untuk menghindari hasil foto menjadi grainy atau berbintik-bintik kasar. Tapi, ada juga yang memilih untuk menggunakan ISO tinggi, seperti ISO 3200. Untuk mencegah terlalu banyak noise, kita bisa menggunakan pengaturan long exposure noise reduction yang sudah tersedia di kamera (jika di Nikon, namanya Long Exposure NR).

Fokus
Jika kesulitan dengan fokus yang manual, atur lensa dengan penyetingan fokus Auto Focus (AF). Kemudian ubah exposure time ke 10, dan arahkan lensa ke titik cahaya yang paling terang dan terjauh. Jika sudah terfokus, kembalikan fokus ke manual di angka 30, seperti semula.

Format
Sebaiknya, atur format foto menjadi format RAW. Meskipun cenderung lebih besar ukurannya, tapi hasil fotonya juga jadi lebih tajam.

Lokasi
Akan tersia-sia jika kita berburu milkyway atau bintang-bintang di perkotaan dengan tingkat polusi yang parah, atau saat cuaca mendung. Mending tidur. Jadi, pastikan kita berburu milkyway di tempat yang benar: bebas polusi (udara atau cahaya) dan saat langit cerah tanpa awan.

Kita bisa mengecek lokasi-lokasi terdekat untuk ‘menangkap’ bintang-bintang lewat beberapa situs, seperti Blue Marble dari NASA, The World At Night (TWAN), International Dark Sky locations, Wikipedia Observatories list, sampai aplikasi iOS Dark Sky Finder dan Dark Sky Meter.

Khusus untuk milkyway, biasanya terlihat sekitar pukul 02.00 dini hari WIB. Saat yang paling bagus jika berburu milkyway di Indonesia, di negeri Khatulistiwa, kabarnya adalah antara Maret-Agustus. Di waktu ini, milkyway terlihat paling terang di antara waktu-waktu lainnya.

Selamat berburu milkyway. Jangan sungkan, ya, jika ada yang ingin menambahkan!

2 Comments Add yours

  1. Gara says:

    Dan kemampuan baterai juga kayaknya penting Mbak, soalnya eksposur yang lama menghabiskan banyak daya, kalau baterai habis di tengah-tengah 30 detik itu kan berabe juga yah :hehe. Astrofotografi ya istilah kerennya kalau potret-potret benda langit ini :hehe. Terima kasih sudah berbagi!

  2. ghozaliq says:

    saya biasanya pakai Stelarium sebagai pemandu,
    trus juga mulai bermain komposisi agar hasll yang didapatkan lebih menarik🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s