[Travel Tips] Business Trip: Less Boring, Less Stress

Perjalanan akan selalu menarik ketika kita menikmatinya. Tidak peduli itu adalah perjalanan untuk liburan, atau bahkan business trip.

Business trip alias melakukan perjalanan untuk kerja juga bisa jadi menyenangkan. Bagaimana bisa? Jelas bisa. Karena perjalanan adalah suatu hal yang menggambarkan kelenturan, ketidakajegan, meski kadang-kadang artinya juga ketidakpastian. Bukan satu alur yang tidak bisa kita ubah. Artinya, begitu banyak pilihan keputusan yang bisa diambil saat kita beperjalanan–meski untuk kerja sekalipun. Keputusan yang bisa membawa kita tetap pada pikiran bahwa business trip itu membosankan, atau keputusan yang lebih baik dan mengantarkan kita pada pengalaman-pengalaman menyenangkan di sela rapat-rapat penting atau pertemuan dengan klien.

 

Be Adventurous, More Adventurous
Pernah ada masanya ketika saya masih berkelanjutan melakukan DLK (Dinas Luar Kota) atau DLN (Dinas Luar Negeri). Saat saya masih bekerja di media dan bepergian untuk bekerja, meliput sana-sini, mewawancarai orang yang satu ke orang yang lain. Waktu selama di luar kota/ negeri begitu padat. Tapi… (selalu ada tapi), business trip itu tetap menyenangkan karena pada dasarnya saya selalu berupaya meluangkan waktu untuk sedikit berpetualang. Mumpung lagi di tempat tersebut.

Seperti contohnya, saat ke Surabaya dan harus menulis feature 12 halaman tentang Kota Pahlawan tersebut, saya masih sempatkan jalan-jalan ke beberapa tempat wajib kunjungnya Surabaya. Seperti, ke tempat Patung Suro dan Boyo berada, mencoba sate klopo Ondomohen, kedai es krim legendaris Zangrandi, menghabiskan sore menunggu senja di Pantai Kenjeran, mampir Taman Bungkul, Tugu Pahlawan, dan berbagai hal lain yang wajib dilakukan saat di Surabaya.

Saat itu, waktu dinas saya memang cukup lama. Kalau business trip tersebut singkat, selalu upayakan celah untuk mencoba hal baru di kota tersebut. Hal ini jauh membuat perjalanan kerja jadi lebih seru.

 

Hip Place
Kadang-kadang, di sela-sela rapat atau ketemu klien, kita hanya punya waktu sebentar saja untuk menikmati tempat dinas sementara itu. Kalau tidak punya waktu mendatangi main attraction-nya, kita bisa memanfaatkan waktu untuk mendatangi tempat-tempat yang sedang hip di kota tersebut. Seperti, kafe atau kedai kopi.

Sewaktu datang ke Yogyakarta tempo hari untuk liputan bersama Google Indonesia, saya hanya punya waktu sebentar saja untuk menikmati kota tersebut. Alhasil, yang saya lakukan adalah mencari tahu tentang kedai kopi enak di sana–karena pada dasarnya saya memang suka ngopi. Kalau lebih suka es krim atau teh, mungkin bisa dicari kedai es krim atau kedai teh terbaik.

Menikmati waktu di kedai kopi ini membuat saya, selain bisa lebih santai, juga bisa menikmati ambience kota dan kopi enak di suatu tempat. Makanya, pastikan terlebih dulu kedai kopi yang dipilih menawarkan kenyamanan dan tentu saja, kopi yang enak.

 

Extend Jika Mungkin
Bagian ini memang paling menyenangkan, sih. Tapi, seringnya kita tidak punya waktu untuk memperpanjang masa perjalanan kita karena sudah ada banyak pekerjaan yang menunggu di kantor. Jika memang ada waktu, extend-lah.

Saat ada undangan dari Tourism Board Jungfrau Region, Switzerland, saya kebetulan adalah orang yang sial karena tidak bisa extend. Banyak jadwal kerja di Indonesia yang sudah menunggu. Sementara, kawan-kawan saya yang juga ikut beperjalanan saat itu memutuskan extend. Mereka memperpanjang perjalanan supaya bisa mampir ke beberapa negara di Eropa, seperti Jerman, Prancis, Italia, Belanda, dan lain-lain, dan lain-lain, yang bikin kesal juga kalau dipikir-pikir sekarang. Saya ingat betul saat itu, perjalanan Zurich-Jakarta (transit Hong Kong) jadi lebih lama karena saya pulang sendirian.

Jadi, extend-lah sebelum menyesal kemudian! Apalagi, jika business trip-nya ke negara-negara yang menakjubkan.

 

Make Time to Visit Friends
Ini sungguh yes buat saya. Dan, seketika bisa membuat business trip berkali-kali lipat less
boring dan less stressful daripada jika kita hanya fokus pada meeting-meeting. Sempatkan waktu untuk ketemu kawan yang sudah lama tidak bertemu, dan kebetulan tinggal di tempat kita dinas.

Waktu ada jadwal syuting di Bali tempo hari, saya dan produser saya, Sukma Dede, yang sama-sama jebolan ACI Detik.com 2010, menyempatkan waktu untuk bertemu dengan kawan ACI lain, Diana Suciwati, yang kebetulan sekarang tinggal di Bali bersama keluarga kecilnya; Eko Oktavianus sang suami dan Lala si buah hati. Atau, kalau ke Surabaya, pasti selalu menyempatkan diri untuk ketemu keluarga dari pacar yang tinggal di Petemon Sidomulyo (seringnya, sih, disuruh nginep di rumah mereka), atau kawan-kawan baik yang tinggal di Surabaya, seperti pasangan Ayos Purwaji dan Winda Savitri, atau pasangan Dwi Putri Ratnasari dan Dian Prasetyo–kalau kebetulan mereka sedang ada di Surabaya (kadang-kadang mereka ada di Semarang, kadang-kadang di Jember).

Waktu barang sejam dua jam untuk ketemu kawan-kawan pasti bisa meningkatkan semangat. Maka dari itu, patut untuk diperjuangkan. Patut sekali.

 

Business trip tidak selalu penuh dengan tekanan, bukan? Ada pilihan-pilihan lain seperti di
atas yang bisa membuat perjalanan kerja kita lebih menyenangkan. Semoga tulisan ini
mencerahkan, ya. Happy business trip!

One Comment Add yours

  1. Gara says:

    Perjalanan dinas ternyata bisa diselipkan banyak kegiatan seru yang boleh banget dilakukan ya Mbak :hehe. Lumayan nih tipsnya, terima kasih ya. Saya belajar bagaimana mencoba sesuatu yang baru adalah hal yang mutlak dilakukan supaya otak selalu terstimulasi dan indera tidak tumpul, dengan kegiatan sesederhana jalan ke tempat baru atau mencoba makanan baru :hehe. Terima kasih!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s