Travel Inspiration: Dayu Hatmanti

Nama lengkapnya Dayu Prastini Hatmanti. Tapi, cukup sapa ia Dayu saja. Perempuan kelahiran 6 Juli 1987 ini adalah pemenang Miss Scuba International 2011, tahun perdana dari rangkaian tahunan Miss Scuba.

Bagaimana akhirnya ia bisa tiba di panggung juara Miss Scuba International tersebut? Perempuan berambut pendek ini berbagi cerita dengan keceriaan khasnya–kadang-kadang kelewat nyampah sih, but I love nyampah with her.

Semua berawal dari kecintaannya pada dunia traveling. Ini berbenih sejak 2009, ketika ia pertama kali keluar negeri, tepatnya Korea Selatan. Waktu itu, ia mendapat kesempatan baik untuk kuliah selama setahun.

“Kalau ke negara orang hanya belajar, kayaknya sayang. Saya akhirnya memberanikan diri untuk jalan-jalan, mengeksplorasi tempat, budaya, dan masyarakat di sana,” ucap Dayu.

Traveling memang selalu saja bisa membuat siapa pun kecanduan. Dayu juga kena candunya. Sampai akhirnya, ia berpikir banyak cara agar bisa terus traveling, termasuk mengikuti student conference di Jerman dan international expo di Rusia. Perempuan yang meraih gelar Putri Pariwisata Indonesia 2010 ini kemudian terkesima pada expo berjudul Golden Dolphin Exhibition yang dihadirinya di Rusia. Ia tidak menyangka, keindahan bawah laut Indonesia menjadi primadona.

“Banyak orang asing yang bertanya soal Lembeh, Raja Ampat, dan lain-lain. Ini membuat saya bertekad ingin belajar banyak tentang wisata bahari Indonesia setelah pulang ke Indonesia,” kata Dayu.

IMG_2439

Setelah kembali dari Rusia, Dayu secara tiba-tiba mendapat tawaran program bernama “Mata Pancing” di MNC TV. Mengingat tidak ada yang namanya kebetulan di dunia ini, Dayu merasa ini jalan yang tepat untuknya lebih mengenal laut Indonesia. Dayu menjalani “Mata Pancing” hanya beberapa bulan. Setelahnya, ia berpindah dari satu stasiun televisi ke stasiun televisi lain sebagai host, mulai dari “Hidden Paradise”, hingga “Explore Indonesia” di KompasTV. Wajahnya juga sering muncul di beberapa video pariwisata, sampai iklan.

Kecintaannya terhadap laut membuatnya akhirnya mengikuti ajang Miss Scuba Indonesia 2011. Dayu meraih juara kedua kala itu. Pencapaiannya tersebut membuatnya berkesempatan mengikuti Miss Scuba International 2011 di Malaysia. Dan, di ajang internasional ini, Dayu menjadi pemenang. Membanggakan.

Miss Scuba International 2011

“Selama karantina dan masa tugas selama setahun, saya banyak belajar tentang scuba diving industry dan marine conservation. Bukan hanya indah-indahnya saja, tetapi yang lebih penting lagi how to conserve it. Kesempatan diving di mana-mana juga terbuka. Sekaligus, saya bisa datang ke banyak dive show di dunia; Turki, Hong Kong, Jerman, China, Malaysia, Singapura, dll,” cerita Dayu.

manta dayu

Pada akhirnya, keikutsertaan Dayu dalam ajang Miss Scuba—baik itu Indonesia maupun International—membuatnya merasa ingin berbuat lebih untuk laut Indonesia. Ia mulai bergabung dengan komunitas #SaveSharks Indonesia yang menggaungkan kampanye penyelamatan hiu, lumba-lumba, dan manta.

Dayu Hatmanti #SaveSharks Indonesia

Ia juga kerap diundang sebagai pembicara di universitas-universitas atau komunitas-komunitas untuk memberikan awareness penyelamatan hiu. Sebagai presenter, ia juga gemar menyelipkan isu-isu konservasi ke program televisi yang ia bawakan.

Ketika masa tugasnya sebagai Miss Scuba International 2011 selesai, ia tidak berhenti melakukan sesuatu. Dayu merasa, salah satu turning point penting dalam hidupnya adalah ketika ia menjadi staf pengajar di Kapal Pendidikan Kalabia di Raja Ampat, Papua, selama beberapa bulan di tahun 2012.

“Saya sudah dua kali ke Raja Ampat untuk diving dan liburan. Tapi, untuk kali itu, misi saya adalah mengajar.

Tujuan utama Kalabia adalah pendidikan anak-anak di pesisir. Merekalah yang berhubungan langsung dengan laut. Anak-anak ini bisa sangat mungkin merusak, atau sebaliknya, menjaga laut.

Kalabia ada untuk memberi awareness kepada anak-anak, karena anak-anak tersebut adalah generasi yang masih bisa diperbaiki cara pikirnya. Pengalaman ini membawa saya untuk berpikir, bahwa ternyata untuk bisa melakukan hal-hal yang berhubungan dengan konservasi, membutuhkan uang yang tidak sedikit. Saya akhirnya jadi bertanya-tanya, bagaimana cara menciptakan tools CSR yang baik di Indonesia. Ini yang akhirnya membuat saya menjalani pendidikan saya yang sekarang di MM Trisakti Jurusan CSR,” kisah Dayu.

Kalabia sendiri adalah program CSR dari perusahaan bernama Pelindo (Pelabuhan Indonesia).

Di sela kesibukannya kuliah, Dayu yang baru memulai diving pada 2011 ini, disibukkan oleh berbagai jadwal syuting. Terakhir, ia menjadi bintang untuk program perjalanan Tiket.com. Ia baru-baru ini juga dianugerahi gelar Fun Fearless Female 2014 dari Majalah Cosmopolitan Indonesia.

“FFF itu salah satu hal yang membuat saya punya kebanggaan menjadi diri saya. Itu bukan ajang kecantikan, tapi pembuktian bahwa orang yang menginspirasi itu tidak hanya dari kecantikan fisik, tapi dari keberanian hidup di atas passion, dan menikmatinya. Dan itu adalah gambaran dari apa yang sudah saya lakukan selama ini,” ucapnya.

Fun Fearless Female

Perjalanan panjang Dayu, mulai dari giat menjadi duta bagi Indonesia di berbagai event internasional sampai komitmennya terhadap konservasi laut Indonesia, sungguh menginspirasi, setidaknya untuk saya pribadi. Lepas dari segala pencapaiannya tersebut, Dayu toh masih tetap rendah hati dan membumi. Ia adalah salah satu kawan perjalanan yang menyenangkan, dan teman berbagi yang kadang-kadang penuh drama, tapi baik hatinya.

Dayu sendiri menjadikan beragam pengalamannya ini sebagai kesempatan untuk mengembangkan dirinya menjadi pribadi yang ia sendiri hargai dan membuatnya bisa menjalani pekerjaan yang ia sukai.

“Kita tidak pernah tahu sebagaimana kita bisa menginspirasi orang lain. Maka, jadilah yang terbaik, dan yang paling penting, jadilah apa yang kamu sendiri sukai,” tutup Dayu.

Dayu Hatmanti 2

 

Foto-foto: Astri Apriyani, Giri Prasetyo, Dokumentasi Pribadi Dayu Hatmanti

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s