[Travel Tips] Visa Schengen untuk Iceland

 

Bagaimana cara mengurus visa untuk Islandia?

Belakangan, saya sedang dapat gempuran banyak pertanyaan—juga sesekali (bercandaan) permusuhan. Bagi yang mengikuti saya di berbagai akun media sosial saya; Path, Twitter, atau Instagram terutama, barangkali sudah tahu kalau saya baru saja kembali dari perjalanan ke Islandia, negeri mengagumkan yang punya julukan The Land of Fire and Ice.

Postingan-postingan saya di Instagram menunjukkan keindahan luar biasa dari Islandia. Dalam caption, saya sedikit menceritakan sejarah atau sekadar latar belakang perjalanan. Tapi, hanya secuil saja menggambarkan betapa banyak yang harus dipersiapkan dari trip ke Iceland itu. Salah satunya adalah visa.

Saya merasa perlu menuliskannya di blog karena ternyata banyak orang yang bertanya-tanya tentang hal ini. Jadilah, berikut beberapa persyaratan yang harus disediakan serta langkah-langkah untuk mengajukan visa sebelum ke Islandia.

 

Persyaratan Dokumen
Sebelum berangkat ke kantor kedutaan untuk mengajukan visa, persiapkan dengan baik dokumen-dokumen yang termasuk dalam persyaratan pemberian visa; supaya visa cepat approved dan supaya tidak bolak-balik. Berikut keseluruhan dokumen yang dimaksud.

  • Passport yang masih aktif, setidaknya 3-6 bulan setelah perjalanan,
  • Satu (1) lembar fotokopi passport bagian biodata (halaman 2),
  • Satu (1) lembar fotokopi passport bagian alamat (halaman 48),
  • Satu (1) lembar fotokopi halaman visa Schengen, UK, USA, Canada, dan Australia yang pernah didapat dalam kurun waktu 3 tahun belakangan (jika ada),
  • Surat pernyataan sponsor atau undangan, jika memang perjalanan ini disponsori atau diundang oleh pihak tertentu,
  • Rekening bank 3 bulan terakhir. Supaya visa dapat dengan mudah disetujui, saldo bank jangan kurang dari Rp10 juta,
  • Masing-masing satu (1) lembar fotokopi Kartu Keluarga, Akte Kelahiran, dan Sertifikat Perkawinan/ Buku Nikah (jika sudah menikah),
  • Satu (1) lembar print-out e-ticket untuk penerbangan PP Jakarta-Islandia,
  • Satu (1) lembar print-out voucher atau reservasi hotel selama berada di Islandia,
  • Satu (1) lembar print-out Travel Medical Insurance (TMI). Untuk mengurus TMI ini sebetulnya mudah. Cukup angkat telepon, memilih asuransi travel yang diinginkan, bayar, lalu dalam waktu beberapa jam, TMI akan dikirimkan via e-mail. Hal-hal yang harus diperhatikan untuk memilih TMI kawasan Schengen adalah, asuransi tersebut meng-cover sampai Euro 30.000, tercantum nama traveler di TMI, meng-cover keseluruhan area Schengen tidak hanya satu negara, dan TMI yang dibeli dapat meng-cover kebutuhan selama traveler berada di negeri tujuan,
  • Pas foto berwarna dengan background terang (bisa putih, biru, atau merah) dengan ukuran 35 x 45 mm, dan close up 70-80% (saya memilih background foto warna putih) seperti di bawah ini.
photo_specification
Source: vfsglobal.com
  • Mengisi formulir pengajuan visa. Formulir bisa di-download di tautan berikut ini: Visa Form dan Checklist Attachment. Print keduanya masing-masing satu (1) lembar. Untuk formulir visa, isi dengan data diri yang sebenarnya. Jika ada pertanyaan yang ragu-ragu, sebaiknya kosongkan, lalu isi di saat kita berada di kantor pengajuan visa. Untuk formulir yang berisi checklist attachment, kosongkan saja. Formulir itu akan diisi oleh petugas.

visa form - atre

 

Biaya Pengajuan Visa
Tidak hanya mempersiapkan dokumen, kita juga harus mempersiapkan biaya pengajuan visa. Untuk Schengen, orang dewasa harus membayar Rp900.000, anak-anak berusia 6-12 taun sebesar Rp550.000, sedangkan anak di bawah 6 tahun gratis. Selain itu, kita juga harus mempersiapkan biaya-biaya lain, seperti logistic fee, sehingga jika dijumlah-jumlah, kira-kira kita membutuhkan uang sebanyak Rp1.200.000 (tahun 2015).

 

Pemrosesan Visa
Jika dokumen sudah lengkap, foto sudah benar, dan uang sudah tersedia, proses pengajuan visa ini sebetulnya tidak memakan waktu lama. Tidak lebih dari 2 minggu visa sudah dicap “approve”. Namun, jika ada masalah—entah dokumen-dokumen tidak lengkap atau foto tidak benar—, proses bisa mencapai berbulan-bulan.

 

Alamat Pengajuan Visa
Islandia tidak memiliki perwakilan resmi di Indonesia. Mereka tidak memiliki kantor Kedutaan Besar Islandia. Oleh karena itu, jika ingin ke Islandia, kita bisa mengurus visa di kantor-kantor duta besar negara yang masih termasuk dalam area Schengen. Atau, kita bisa ke Kantor VFS Global, tepatnya Denmark.

Jadi, kita cukup mendatangi kantor VFS Global di Kuningan City Mall Lantai 1, memilih booth Denmark, lalu menyerahkan persayaratan dokumen dan biaya.

Mereka menerima pengajuan aplikasi visa pada pukul 08.00-12.00 lalu rehat makan siang, dan dimulai lagi pada 13.00-15.00 (Senin-Jumat, akhir pekan libur). Sementara, untuk pengambilan passport, dilakukan pada pukul 08.00-12.00, dilanjutkan pada 13.00-16.00 (Senin-Jumat).

 

Untuk info lebih jelas untuk visa Islandia ini, silakan cek tautan INI. Semoga membantu, ya. Dan, selamat merencanakan trip kalian ke Islandia!

3 Comments Add yours

  1. adhyasahib says:

    Terima kasih Infonya, sangat bermanfaat🙂

  2. vonny says:

    Terima kasih infonya mba.. maaf kalau boleh tau TMI itu nomer telepon nya berapa ya mba? Thx

  3. Bryan says:

    thanks infonya, boleh tahu kalo student visa berapa ya ke iceland?
    thanks banget kalo bisa share🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s