[Travel Tips] Packing Lebih Rapi dan Teratur

Siapa coba yang tidak suka jika barang bawaan saat berlibur lebih ringan dan tersimpan rapi dalam koper? Semua orang pasti angkat tangan.

Karena traveling adalah pekerjaan menyenangkan yang belakangan saya lakukan dengan frekuensi yang sering, packing jadi bagian yang tidak terlepaskan. Untungnya, alah bisa karena biasa. Artinya, karena suatu pekerjaan sudah terbiasa dilakukan, tidak bakal terasa lagi susahnya.

Nah, kali ini, saya berbagi tips supaya packing lebih efektif dan efisien. Hasilnya, lebih rapi dan terorganisasi dengan baik. Nyatanya, memang ada beberapa cara brilian agar pengepakan di koper lebih tertata. Selamat menyerap.

Pakaian

Gulunglah pakaian, alih-alih dilipat, baik itu memilih koper ataupun backpack. Pakaian yang digulung jauh lebih menghemat tempat. Tapi, kalau kita menggunakan koper yang lebih besar dan tetap ingin pakaian di-packing dalam keadaan terlipat, lapisi pakaian dengan tisu untuk mengurangi lipatan-lipatan. Untuk membuat kerah kemeja tetap rapi, kita bisa masukkan sabuk (gesper) melingkari kerah.

Hati-hati Cairan

Sungguh bikin bad mood ketika tiba di destinasi tujuan lalu mendapati pakaian ketumpahan cairan. Karena itu, untuk menghindari bencana itu,  berhati-hatilah ketika mengepak produk-produk cair ini. Kita bisa menggunakan potongan plastik di tutup botol tiap produk cair ini. Caranya, buka botol, lapisi dengan plastik bening untuk menutupi lubang, lalu tutup lagi botol dengan rapat. Kalau masih khawatir juga, setelah mengumpulkan barang-barang cair dalam satu wadah (tas kecil, misalnya), masukkan lagi wadah tersebut dalam kantong plastik. Ikat dengan rapat.

Cables, Cables Everywhere!

Charger, earphone, dan kabel-kabel lainnya kadang-kadang meruwet di dalam koper. Butuh waktu bermenit-menit untuk meluruskannya kembali. Sungguh menyia-nyiakan waktu. Untuk menghindari keruwetan ini, kita bisa gunakan tempat kacamata untuk menyimpan seluruh kabel yang sudah digulung, supaya lebih rapi.

Bedak

Bagi perempuan, setelah tiba di tempat tujuan, kita kerap mendapati bedak padat kita retak, karena terbentur sana-sini atau hal lainnya. Supaya tidak retak, letakkan kapas di dalam kemasan. Kapas ini berfungsi seperti air bag di mobil, sehingga dapat mencegah bedak terbentur.

Aksesori

Simpan aksesori yang kita bawa di tempat-tempat spesifik, seperti bekas kotak obat atau kotak jam, supaya tidak tercecer. Khusus untuk jepit rambut, kita bisa gunakan kotak bekas permen seperti Tic Tac.

Barang Berharga

Pelajaran lain saat liburan adalah jangan menyimpan barang berharga di satu tempat. Misalnya, uang. Jangan hanya menyimpan uang di dompet saja. Simpan pula uang di tempat yang tidak terduga, seperti bekas tempat deodorant atau bekas tabung obat. Bersihkan, lalu gulung uang dan masukkan uang, lalu simpan dalam tas. Jika terjadi sesuatu pada dompet kita, setidaknya kita masih memiliki cadangan uang tunai.

Obat-obatan

Bawa selalu obat-obatan pribadi kita, termasuk vitamin, suplemen, atau minyak angin. Kumpulkan dalam satu tas kecil agar jika butuh obat, kita lebih mudah menemukannya.

Alat Perawatan Rambut

Jika kita membawa alat perawatan rambut yang kerapkali menimbulkan panas, seperti hairdryer, catokan, atau pengeriting rambut, cukup packing alat-alat tersebut dengan pot holder. Pegangan tahan panas ini bisa melindungi pakaian kita dari kerusakan, sekaligus melindungi dari panas jika harus mengemas alat saat baru selesai digunakan.

Tandai Koper

Saat pengambilan bagasi, kita kadang-kadang tidak bisa mengenali koper sendiri karena bentuknya sama dengan milik orang lain. Sah-sah saja jika kita ingin menandai koper dengan ciri khas kita sendiri. Seperti, tempelkan stiker band kesukaan atau lapisi koper dengan cover yang unik. Saya biasanya memakaikan koper dengan cover koper berwarna cerah (dalam hal ini biru terang). Jadi, dari jauh sudah kelihatan, “Itu koper saya!”

Kunci

Hal terakhir ini sebetulnya tidak ada kaitannya dengan packing,tapi, patut jadi pengingat. Selalu kunci koper sebelum menyerahkannya untuk dimasukkan ke bagasi. Sebaiknya, pilih kunci yang memiliki kombinasi password. Untuk ransel, lebih baik di-wrapping. Belakangan ini ada saja peristiwa kehilangan, mulai dari ‘hanya’ sekadar sabun pencuci muka, sampai harddisk external. Contoh keduanya pernah saya alami. Makanya, sekarang agak trauma dan khawatir kalau harus meninggalkan koper atau backpack di bagasi tapi tanpa dikunci atau di-wrapping.

 

Semoga tips-tips di atas membantu kalian dalam ber-packing ria ya, teman-teman. Kini, kita sudah siap liburan dengan praktis.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s