[Bahasa] Semua dan Seluruh

Keduanya berasal dari kelas kata yang sama, yaitu numeralia. Artinya, kata dari kelas kata tersebut menyatakan jumlah suatu benda. Jika menilik dari definisinya dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata semua dan seluruh bermakna nyaris sama.

Semua bermakna “segala, sekalian, segenap, atau seluruh”. Sementara, seluruh bermakna “semua, segenap, atau seantero (menunjukkan suatu keutuhan)”. Apa lantas keduanya bisa saling menggantikan? Keduanya memang mirip, tapi tidak untuk saling menggantikan.

Semua digunakan untuk menunjukkan totalitas yang berjumlah lebih dari satu. Seperti contoh, semua negara, semua motor, atau semua kamar. Sementara, seluruh cenderung merujuk pada totalitas yang jumlahnya hanya satu. Semisal, seluruh dunia, seluruh langit, atau seluruh napas.

Atau, ada jalan mudah untuk mengingat penggunaan semua dan seluruh. Semua digunakan ketika kata yang mengikutinya adalah totalitas yang bisa dihitung dan berwujud konkret, seperti negara, motor, dan kamar tadi. Sementara, seluruh digunakan untuk konsep yang tidak bisa dihitung dengan 1, 2, 3, dst. Ya seperti dunia, langit, atau napas.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s