[Travel Tips] 5 Tips Anti Panik Saat Kehilangan Barang di Luar Negeri

Kebanyakan orang bereaksi panik saat kehilangan sesuatu. Saya juga begitu. Saat sadar ada yang hilang, saya biasanya grasak-grusuk mencari-cari ke mana hilangnya barang tersebut. Kalau tidak ketemu, baru bengong.

Jika yang hilang barang sepele, mungkin masih tidak terlalu panik. Tapi, bagaimana jika kita kehilangan sesuatu saat dalam perjalanan atau traveling ke luar negeri? Wah ini, ini dia yang berlipat-lipat kali bikin panik. Namun, ternyata, ada hal-hal yang bisa kita lakukan untuk mengurangi kepanikan dengan cara mengetahui apa saja yang harus kita lakukan. Terutama yang hilang berkaitan dengan dokumen perjalanan, seperti passport, atau barang berharga seperti uang.

Ketahui Letak Kedutaan Besar Indonesia

Kedutaan Besar RI itu ibarat rumah kedua bagi kita, jika kita sedang bepergian di luar negeri. Karena itu, penting untuk mengetahui letak KBRI di negara tujuan kita atau nomor telepon KBRI yang bisa dihubungi. Ingat-ingat, hal yang pertama kita lakukan jika kehilangan sesuatu di luar negeri adalah menghubungi kedutaan besar. Daftar lengkap alamat KBRI di luar negeri, ada di SINI.

Kehilangan Kartu Identitas

Sebelum berangkat bepergian, selalu print berwarna kartu identitas, mulai dari passport, SIM, sampai KTP. Sebagai cadangan, kita bisa potret kartu-kartu tersebut dan simpan di ponsel atau kirim ke e-mail kita sendiri. Jadi, kalau—amit-amit—passport hilang saat traveling, kita bisa buat passport sementara di Kedubes.

Jika kita memiliki copy—apalagi yang berwarna—dari data-data yang dibutuhkan, proses bisa lebih mudah dan passport sementara bisa didapat kurang lebih 1 hari. Jangan lupa juga, bawa cadangan beberapa lembar pas foto beragam ukuran untuk foto passport sementara.

Kehilangan Kartu Kredit atau ATM

Sama seperti kartu identitas, kita harus menyimpan bentuk print out berwarna dari kartu kredit, ATM, dan buku rekening. Pastikan print out atau foto juga boleh, memperlihatkan dengan jelas nama dan nomor kartu kredit tersebut.

Kalau terjadi kehilangan, pertama-tama, cari tahu cara menghubungi pihak bank dari luar negeri untuk memblokir ATM atau kartu kredit. Kedua, kenali dulu kebijakan dari bank yang kita gunakan kalau kita kehilangan kartu tersebut. Sebab, ada beberapa bank yang bisa mengganti kartu kredit atau ATM kita dengan segera; biasanya memakan waktu 2 atau 3 hari. Ada juga yang tidak. Setelah itu, kita harus lapor polisi atas kehilangan ini.

Western Union

Jika kehilangan uang tunai dan ATM di saat yang bersamaan, coba cari apakah di tempat kita berada saat itu ada Western Union. Kita bisa meminta keluarga atau sahabat untuk mengirimkan uang ke Western Union yang paling dekat dengan kita. Mereka bisa mengirimkan uang melalui kartu kredit atau kartu debit, bahkan bisa lewat online dan telepon. Setelah satu jam, kita bisa mengambil uang dengan membawa data diri atau menelepon si pengirim untuk konfirmasi.

Uang Tunai Darurat

Biasakan selalu menyimpan uang tunai di beberapa tempat berbeda saat traveling. Mungkin di kantong ransel, tas kecil, atau kaos kaki. Maka, ketika dompet hilang, kita masih punya cadangan uang darurat yang bisa kita andalkan.

 

Semoga tips di atas bisa sedikit mereduksi kepanikan jika kalian mengalami kehilangan saat traveling. Yang terpenting, upayakan diri agar tetap tenang. Dan, yang paling penting dari yang terpenting adalah, stay safe, guysTake care!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s