#AussieBanget Kings Park: Taman Kota Terbesar di Dunia 

All green in Kings Park
Foto oleh JB Satrio.

 

Perth memang sebuah kota besar. Bahkan, nomor empat dari lima besar kota terpadat di Australia. Tapi, bukan artinya Perth dekat dengan gedung pencakar, polusi, atau kemacetan. Sebaliknya, Perth adalah kota padat yang menyenangkan. Kenapa bisa demikian? Salah satunya karena Perth punya Kings Park—yang dulu disebut Perth Park. Baru pada 1901, Perth Park ini diganti menjadi Kings Park.

Kings Park adalah area seluas 400,6 hektar di Western Australia, yang sudah dibuka sejak 10 Agustus 1895. Ia merupakan taman kota terbesar di dunia, lebih besar ketimbang Central Park, New York. Dari taman ini, kita berhadapan langsung dengan gedung-gedung tinggi yang berjajar rapi, juga jalan raya yang melayang panjang di atas Swan River.

Saya tanpa sadar berdecak kagum. Meskipun berada di pusat kota, Kings Park punya elegansi tersendiri untuk bisa tetap menjadi tempat yang menenangkan dan jauh dari hiruk-pikuk khas kota besar. Dan, saya punya beberapa rekomendasi tentang apa saja yang bisa dilakukan untuk menikmati waktu di Kings Park.

#1 – Piknik di Taman Berumput Hijau

Ketika baru memasuki area Kings Park, selain papan-papan penunjuk arah serta sekretariat, kita akan langsung melihat padang rumput luas yang hijau. Sempatkan diri untuk melambat dan menikmati waktu. Ide yang bagus untuk merebahkan diri di rerumputan, memandang langit yang sangat biru, dan melihat daun-daun di pepohonan pelan-pelan tergoyang angin. Jangan lupa bawa perlengkapan piknik favorit, seperti picnic mat, sunglasses, sampai camilan.

Spend time picnic in Kings Park

Atau, kalaupun tidak siap untuk piknik, ada beberapa restoran dan kafe yang tersedia di Kings Park. Antara lain Kings Park and Bovell Kiosks, Botanical Cafe, Zamia Cafe, Stickybeaks Café, dan Fraser’s Restaurants.

Smoked salmon sandwich Kings Park

 

#2 – Tour de Monument

Ada beberapa tugu peringatan di wilayah Kings Park. Yang paling segera mencuri perhatian adalah State War Memorial, sebuah tugu peringatan di tengah-tengah taman. Tugu ini dibangun sebagai pengingat akan orang-orang Australia yang gugur saat Perang Dunia I dan II.

Di hadapan State War Memorial, terdapat api abadi (api yang tidak akan padam selamanya—mengingatkan kita sejenak akan api yang serupa di Pamekasan, Jawa Timur). Api tersebut berada di tengah sebuah kolam dengan dindingnya terpatri tulisan “Let Silent Contemplation Be Your Offering”. Di sekelilingnya, tercantum nama-nama mereka yang gugur terukir di dinding-dinding batu.

Monuments Kings Park

Keheningan begitu terasa di titik ini. Para pengunjung yang menghampiri tugu ini, datang dalam diam. Kalaupun ada yang berbicara, mereka seperti menekan suara hingga sekecil mungkin—lebih seperti berbisik. Sangat tenang. Di luar itu, ada beberapa tugu peringatan lain yang tersebar di berbagai penjuru Kings Park, seperti Honour Avenues, Fraser Avenue, dan Bali Memorial—untuk mengenang warga Australia yang menjadi korban bom bali.

#3 – Mengenal Flora dan Fauna Khas Australia di Botanic Garden

Kings Park memiliki area Botanic Garden-nya sendiri. Wilayah kebun raya ini sudah ada sejak 1965. Ada sekitar 324  spesies tanaman asli Australia, seperti eucalyptus atau pinus, dan 80 spesies burung-burungan di kawasan ini. Di tengah-tengah kebun raya, kita bisa berkeliling, mengenal flora dan fauna khas Australia secara langsung, atau bahkan sekadar jalan-jalan santai.

Kings Park flowers

 

#4 – Mengenal Sejarah Penduduk Asli Australia

Ada tur yang bisa mengakomodasi rasa keingintahuan kita terhadap sejarah Penduduk Asli Australia. Salah satunya Indigenous Heritage Tour yang bisa ditanya kepada pihak Kings Park. Tapi, yang jelas, tur ini memperkenalkan tradisi dan budaya yang selama ini bagian dari hidup kaum penduduk asli Australia. Mulai dari menggunakan tanaman untuk makanan dan obat, cara menggunakan alat-alat dari masa lalu, dan sebagainya.

Kings Park

Sudah sejak zaman dulu, kawasan Kings Park adalah sebuah tempat penting untuk melakukan perayaan atau upacara budaya. Tidak heran, ya, Kings Park setiap tahunnya dikunjungi begitu banyak orang. Bisa sampai lima juta orang per tahun. Meski katanya tempat ini terlalu overrated, tapi “better to see something once than to hear about it a thousand times”, kan?

 

 

*Tulisan ini terbit di blog Tiket.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s