[Fiksi] Sajak Penghakiman

Dalam hidupmu, kau akan menemukan saat-saat di mana orang-orang yang sama sekali tak kenal siapa dirimu, menghakimimu, mengamat-amati tingkah lakumu, mengatur langkahmu, mengkritik seleramu, seperti itu hidupnya sendiri, padahal mereka asing, mereka tak berhak, mereka hanya memandang dari balik jendela. Dan kadang-kadang, karena kau terlalu peka terlalu jenuh terlalu lelah terlalu habis, kau marah kau mengamuk kau mati-matian membela diri.

Kau bangun tinggi-tinggi benteng di selasar rumahmu supaya kau tak lagi terluka supaya orang-orang asing bising itu pergi supaya hanya orang-orang terdekat yang punya kunci pintu rumahmu saja yang bisa masuk dan kaubiarkan tinggal. Lalu kau sadar kalau yang jauh lebih penting bukan ucapan orang-orang banyak yang cuma memandangmu dari luar jendela, tapi orang terdekat (meski sedikit) yang berkelindan mesra di sofa ruang tamumu dan yang selama ini tertawa bersedih bersamamu.

 

-renjanatuju, 2020

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s