Keluarga Angkot

Saya melirik diam-diam satu-satu wajah itu. Si bapak dengan kumis tebalnya duduk di paling ujung. Ketawanya yang menggelegar beberapa kali mengagetkan. Di sebelahnya, si ibu yang berkaus merah punya kulit lebih putih dan senyum yang lebih bersahaja. Seorang remaja lelaki duduk di sebelah si ibu. Ia menenteng kantong kertas dari toko ponsel yang isinya memang…