[Fiksi] Warung Kopi Senja

Saat membaca diari ibu, aku seperti masuk dalam film Catatan Si Boy klasik versi Onky Alexander. Seolah ingin men-cuit cuiittt isi cerita, tapi tak jadi karena isinya tentang ibu sendiri. Sungkan. Hanya saja, ketika sampai bagian terakhir diary, aku paham alasan ibu selalu kelihatan sendu hati.