[Fiksi] Cemas

Sisakan kecemasanmu untuk nanti, suatu saat kamu betul-betul butuh.

Pagi di Malang

Saya membayangkan betapa tenangnya hidup ini jika ia selalu ada di samping saya. Mulai dari menikmati pagi bersama kopi, hingga menghabiskan senja sama-sama di dermaga, lalu bersemayam dalam pelukan ketika malam.

[Fiksi] Daun Ek dan Perempuan Poni

Aku merasa salah satu daun ek yang jatuh sore itu di Central Park tidak gugur langsung ke jalan setapak yang bertumpuk salju di hadapanmu. Ia terbang jauh menyisir-nyisir udara, kadang-kadang terbang sangat tinggi, kadang-kadang nyaris sekali menyentuh daratan, tapi kemudian ia sampai di lautan dan tertiup angin yang membuatnya tinggi lagi.

Senja Paling Pacar

Aku percaya, setiap perasaan itu mempesona. Setiap suara itu indah. Setiap adegan dalam kehidupan itu punya makna. Karena itu, aku senang memperhatikan apa pun yang rinci dan perasaan apa pun yang muncul dari setiap detail.