[Fiksi] Kei Pulang

“Para lelaki itu mesti pergi, tapi ia juga mesti pulang. Sebab ada yang dikasihi dan mengasihinya di rumah,” aku sudah hapal betul Gol A Gong bilang ini berulang kali. Si Roy yang Mas Gong sendiri kesankan begajulan dan brengsek dalam novel-novelnya itu toh ternyata paham soal ini. Bahwa dalam setiap perkelanaan, harus selalu ada perjalanan…

[Travel Tips] (Don’t) Get Lost!

Tidak peduli sejauh mana kita pergi, tidak akan ada artinya jika kita tidak menikmatinya. Untuk itu, aplikasi-aplikasi navigasi di atas ada untuk memudahkan kita untuk hilang dalam petualangan, tapi tidak hilang dalam ketersesatan. So, let’s get lost!

[Travel Tips] Traveling without Moving

Kalau di media sosial banyak yang suka menulis “I need vitamin sea now!” atau banyak travel quotes, dari Pico Iyer sampai Rumi, yang ditulis oleh teman-teman karena mereka terlalu rindu akan perjalanan, jangan salah, saya juga suka ngidam begitu. Seringnya, untuk bertahan dari segala gairah akan traveling, saya punya cara untuk tetap traveling tapi dari rumah, alias traveling without moving.

Candi Borobudur yang Selalu Memesona

Candi Borobudur jelas jadi itinerary pertama di awal hari. Tadinya ingin pagi-pagi betul menunggu matahari terbit di kawasan candi, tapi ternyata candi baru buka jam 07.00.

Trip ke Dieng yang Gagal

Seisi bis Bagus Jaya tujuan Yogyakarta (tapi nanti kami turun di Purwokerto) pulas. Kami sesekali pulas, sesekali ngemil, sesekali ngobrol. Sampai beronde-ronde aktivitas itu sudah kami ulang-ulang, tujuan belum juga kelihatan.