Anak Semua Bangsa: Nasionalisme dan Anak dalam Film

Bahman Ghobadi pernah sekali waktu menyebutkan, “Anak-anak punya cara sendiri untuk mengekspresikan sesuatu dalam layar lebar.” Sutradara berkebangsaan Iran-Kurdi yang kerap mengangkat tema perjuangan dan peperangan—dengan alasan itu—sering mempercayakan film-filmnya dibawakan dari “mata” anak-anak.

[ Documentary Video ] Tagalaya: The Fish Market

The waters of Koon Island in Moluccas, are known by the locals as “Tagalaya” which means the fish market. It is the breeding ground of reef and pelagic fish as well as spawning ground for grouper and snapper.

Warung Kopi Senja

Saat membaca diari ibu, aku seperti masuk dalam film Catatan Si Boy klasik versi Onky Alexander. Seolah ingin men-cuit cuiittt isi cerita, tapi tak jadi karena isinya tentang ibu sendiri. Sungkan. Hanya saja, ketika sampai bagian terakhir diary, aku paham alasan ibu selalu kelihatan sendu hati.

Destinasi Favorit di Lombok Timur

Selain menikmati beach camp resort yang magerin banget di Jeeva Beloam, ada beberapa destinasi yang sekaligus bisa kita nikmati di kawasan Lombok Timur.

Jeeva Beloam: Zen di Timurnya Lombok

Dari pesisir Senggigi di Lombok Barat, kami beranjak ke bagian timur Lombok untuk menikmati beach camp resort pertama di Indonesia; Jeeva Beloam Beach Camp Resort dari Jeeva Resorts. Beach camp ini tepatnya ada di Jerowaru, Lombok Timur.

#MengingatMei98: Kisah Nyata Peristiwa Glodok, Tragedi Trisakti, Hingga Citra Mall Klender

“Tim pencari fakta menemukan setidaknya di Jakarta, Medan, Surabaya, dan sekitarnya, ada sekitar 85 kasus, yang korbannya mayoritas etnis Tionghoa dan beberapa perempuan pribumi dari berbagai macam kelas. Dari 85 kasus, 52 gang rape (diperkosa beramai-ramai), 14 pemerkosaan dengan penganiyaan, 10 penganiyaan seksual, dan 9 pelecehan seksual. Dan, ini terjadi di Jakarta dan sekitarnya, Medan, dan Surabaya.”

#MenolakLupa Tanjung Priok 1984: Sebuah Cerita Saksi Mata

“Apa yang terjadi di Tanjung Priok itu tak lepas dari peraturan Orde Baru, tidak boleh ada pandangan apa pun selain Pancasila. Atau disebut asas tunggal. Tidak boleh ada orang yang meyakini asas-asas lain. Ada upaya sakralisasi Pancasila,” urai John Muhammad, salah satu aktivis alumni Universitas Trisakti, membuka kisah tentang peristiwa pelanggaran HAM Tanjung Priok 1984.