#BaladaFreelancer Wanderer: Western Australia

Ah, akhirnya video full version perjalanan saya dan kawan-kawan #ExtraordinaryTrip tempo lalu (Giri Prasetyo, Mad Alkatiri, Yovita Liwanuru, Alexander Thian, Kenny Santana, Ernanda Putra, Keenan Pearce, Andra Anhar, Dany Prabowo, Stephanie Sekar, dan Ellen… Continue reading

#BaladaFreelance Wonderful Indonesia, Wonderful Sumbawa

Ini artikel saya yang kebetulan rilis di Majalah Cita Cinta, Femina Group, edisi Januari 2015. Tipikalnya CC, ia merekomendasikan beberapa tempat yang ada di satu kawasan. Kebetulan kali ini, Sumbawa. Silakan, siapa tahu ada… Continue reading

#BaladaFreelancer Pohon Kalibuda dan Danau Maratoi, Satonda Island

Di lewat tengah hari, sebuah kapal kayu lepas dari pesisir Pulau Moyo dan kembali mengarungi laut lepas; Laut Flores. Cuaca hari di akhir Oktober itu cerah. Langit biru, dan awan putih yang terpintal-pintal… Continue reading

#BaladaFreelancer #TamboraTOA Kerja di Moyo

Dari pantai di penginapan, kami berangkat ke Pulau Moyo. Selama masih pagi, ombak masih tenang. Suara motor berderu-deru menyusul suara angin yang mengibas-ngibas rambut kami, kain-kain kami, sampai memburu di kedua telinga. Saya khusyuk mendengarkan lagu-lagu Bonita–perempuan penyanyi asli Indonesia–yang merasuk jiwa. Lagu “Rumah” adalah kesukaan saya.

#BaladaFreelancer #TamboraTOA Samparaja, Re!

Dalam sebuah percakapan di dalam Land Cruiser tua yang berjalan, seorang lelaki dan seorang perempuan mengelilingi Kota Bima, NTB, di siang hari yang saat itu terik sekali.

#BaladaFreelancer #TamboraTOA Terik Bima dan Jeep

Bima dikenal sebagai kota yang didominasi oleh penduduk bermata pencarian petani, peternak, dan pedagang. Sepanjang perjalanan, kami disuguhkan oleh sawah-sawah yang sedang istirahat, ladang-ladang garam dengan tumpukan garam yang putih berkilau-kilau di beberapa titiknya, dan pepohonan meranggas yang tanpa daun. Rasanya, kala itu, Bima begitu coklat, begitu kemerahan.

Musim-musim

Apa ada cinta yang selamanya, yang tahan meski diamuk siang dan malam, yang baginya senja itu tidak pernah tua meski ratusan kali dilumat sama-sama, yang seperti dedaunan musim gugur– memerah, terbang, dan mati… Continue reading